Tuesday, 8 November 2011

so close


kaohsiung--taiwan, July 2011

so close
so far, we're so close
so close, and still so far
so far


Bandung, November 2011

Monday, 7 November 2011

tunggu saya di kota itu

Hamburg, 30 Oktober 2011---Bandung, 5 November 2011


lampu kecil bersandar pada cahaya
penunjuk arah berputar, mencari langkah terakhirmu
jarak mematikan senyum
postcard mu datang
menghitung jarak dari kota itu
belasan jam membisu kata
menunggu tumpah saat sampai
puluhan negara, dua benua, terangkum
postcard mu tiba
saya melonjak
saluran modern yang orang bilang?
ah, itu tumpul
tak ada ekspresi atau rasa
postcard mu bicara
meski tak ada pesannya sekali pun
postcard mu tertawa
melihat saya yang girang tak terhingga

tunggu saya di kota itu
lantas saya menyisip dalam postcard mu


Bandung, November 2011

Sunday, 6 November 2011

isi puisi #9

kota di seberang pantai
ada kotak cerita yang saya tinggal
berjanji untuk kembali
sampai jarak tak punya arti
kota itu memanggil saya
merindu pijak yang saya hentak
ketika mimpi tak hilang kontak
kota di seberang pantai
adakah saya dalam doamu
mengharap raga untuk bertemu
sampai titik itu mewujud
kota
di seberang
pantai
saya rindu

Bandung, November 2011


isi puisi #8

hujan ini isyarat
menutupi kepala saya dengan hangat
memanjakan ide untuk bersajak
kenapa yang lain bilang ini dingin
saya senang hujan sore
tak pernah buat saya menggigil
justru membuat kata mengalir
setiap air yang jatuh membawa pesan dari Mu
ada teriak, kadang berbisik
sayalah pendengar hujan
lantas melantunkannya lewat gerimis besok pagi
pasti


Bandung, November 2011


Friday, 4 November 2011

isi puisi #7

pantai itu, kamu
tertindih ombak dan pasir yang kegirangan
sayang, laut belum bersahut
menanti ombak yang siap memeluk
saya tak sanggup
memanggil kamu yang belum takluk
saya tersenyum, mencium pasir
mana buih yang kamu janjikan
saya sudah menunggu sepenggal rembulan
sampai laut pasang
oh, kamu biarkan saya usang
bersama pantai yang masih saya kira kamu

Bandung, November 2011

isi puisi #6

pelangi itu memudar
kehabisan tinta gadis penggambar
daun saja tidak cukup hijau untuk mengisinya
butir tanah pun tak terlalu gelap mengusap auranya
saya butuh gradasi
dan banyu membiru
lantas saya menari
melukis sambil berbisik
membangunkan jingga yang pulas tertidur
sayalah matahari
akan saya buat pelangi menari
hilangkan malam di balik gembala
cukupkan saja sampai di sana
setidaknya dia sudah berwarna

Bandung, November 2011

Sunday, 23 October 2011

ingin menari tapi tak bisa



ingin menari tapi tak bisa,
tak apa yang penting berdua


Kaohsiung-Taiwan, Juli 2011